Puisi lukisan pandangan semu
Puisi lukisan pandangan semu
Puisi lukisan pandangan semu

Puisi lukisan pandangan semu

Puisi lukisan pandangan semu puisi kota usang tua kunci gitar cinta ciptaan kita puisi mahabbah rindu syair cinta Kesedihan hati kehidupan terbangku mengapai angkasa sepanjang sisa tenaga sejuta ilusi maya yang misteri

Puisi dan kata bijak. Puisi lukisan pandangan semu . Berbicara tentang lukisan makan yang terlintas adalah pemandanagn yang indah, sebagaimana di ketahui Lukisan merupakan karya seni yg proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan berbagai warna, menggunakan kedalaman warna/pigmen pada pelarut serta gen pengikat (lem) memakai air sebagai medium pengencer. untuk melukis pada kertas, kanvas diding dan lain sebgainya.

Lukisan pandangan semu. satu dari empat puisi campuran dikesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya, antara lain.
  • Puisi lukisan pandangan semu
  • Puisi bebatuan kecil dan sepahan daun usang
  • Puisi kota tua
  • Puisi tawanan kelereng kesedihan hati
Salah satu penggalan bait dari keempat puisi tersebut. "Kesedihan hati membakar lingkaran kehidupan seolah terbangku mengapai angkasa maya sepanjang sisa tenaga  mengungkap sejuta ilusi maya yang misteri. Selengkapnya disimak saja puisinya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

Bebatuan kecil dan sepahan daun usang
karya: kang roni petualang

panas mencabar membakar keadaan lingkaran kehidupan
langkah-langkah usang didera janji tak berkepastian

karya imajinasiku layu dan gersang
dera panas menghukum tepian tak berbebas
bak bebatuan kering dan daun usang menyemat langkah ini

terkapar mendiami sunyi tak berirama
bait syairku hampa pada sebulir emas

terkapar daun sayapku terlempar
dalam bingkai panas berkepanjangan,seolah menghentikan terbangku mengapai angkasa maya

adalah puisi aksara sunyi
terlahir dari bebatuan dan daun usang
memenuhi sejengkal hamparan tak bernyawa

kendal
minggu,21/08/2016

KOTA TUA
Edison Chaniago

kucumbu tiap sudut dari kota ini,
kupeluk dan cium jalannya,
kurasakan hangat menelusuri relung hampaku...
berat hatiku tuk meninggalkanmu duhai kota tua,
bukan karena kau mempesona,
akan tetapi,
ada seorang gadis berpemahaman langka,
yang senantiasa mendiamimu,
dan aku sangat yakin telah mencintainya.


Lukisan pandangan semu
karya: kang roni petualang

bak hantaran luas membentang
kata-kata bak permata
tersaji dalam ungkapan cinta

lukisan pandangan maya
menghiasi alam ilusi
berenang mengharungi hayalan
tinggi mengapai bintang pucuk impian

kabut semu mengudang telisik
mengungkap sejuta ilusi disebalik maya yang terpenuhi misteri

kendal
minggu,21/08/2016


TAWAAN KELERENG KESEDIHAN HATI
Daniel Satria Sutrisno

Sebutir kelereng terjatuh dan memental berulang-ulang
Kapankah ia akan berhenti mendentumkan keplakan bunyi yang nyaring karna berpekur pada lantai
Hanya beberapa saat saja ia kan berhenti!!
Lalu bergulir sepanjang sisa tenaga yang ada

Terkadang air mata ini menetes tak sealur dengan senyuman yang di anjungkan
Mengapa menipu diri dengan ego
Biarkan saja rasa ini membenturkan bunyi pada hari ini!
Esok! Sampai kelereng hati ini kehabisan dentumannya

Aku tersenyum bukan karna bahagia..
Bukan juga sepanjang sisa tenaga yang ku paksakan
Aku tersenyum karena ku lihat banyak kunang-kunang berpendar malam ini..
Cahayanya redup, tak membuat ku takut untuk sendiri dalam gelap
Kini aku bisa menangis kecil tanpa ada yang tahu...
Kecuali semua kunang-kunang yang berpendar

Kelereng ini masih berpekur dalam hati, dan akan lelah seiring mata sayu ku letih untuk bersedih dalam tawaan hati..
-----------------

Demikianlah puisi lukisan pandangan semu. Baca juga aneka puisi yang lain, atau puisi puisi campuran yang kami update di blog ini, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya- .