Puisi Denting Sunyi Perempuan Januari
Puisi Denting Sunyi Perempuan Januari
Puisi Denting Sunyi Perempuan Januari

Puisi Denting Sunyi Perempuan Januari

Puisi Denting sunyi perempuan januari puisi perempuan puisi sunyi puisi taubat prosa Gugur musim tak lagi berganti semi prosa Helai mawar luruh tinggalkan duri puisi Cahaya tetap bercahaya aku hamba ternista.Kepingan smarandana merepih satu hilang menjadi abu.

Puisi Denting sunyi perempuan januari. maksud perempuan januari dalam kosakata judul ini, adalah seorang yang terlahir di bulan januari. atau bulan pertama setiap awal tahun. cerita lengkap puisinya silahkan disimak saja puisinya dibawah yang di tulis oleh Sri astuty Asdi.

Denting sunyi perempuan januari satu dari dua puisi prosa dikesempatan ini, adapun masingmasing judul puisi prosanya. diantaraya

  • Prosa marayu-Mu dengan taubatku
  • Prosa denting sunyi perempuan januari
salah satu penggalan baitnya. "Gugur musim tak lagi berganti semi. Helai mawar luruh tinggalkan duri Cahaya yang tetap bercahaya meski aku hamba ternista.Kepingan smarandana merepih satu- satu, lalu hilang menjadi abu". yuk kita simak saja kelanjutannya berikut ini.

● MERAYU-MU DENGAN TAUBATKU ●

Oleh : Srie Astuty Asdi

Saat ini aku hanya ingin merayuMu. Mendekati dengan getar kekhusyukanku. Hulur tanganMu ambil hatiku. Aku kini fakir atas cinta dunia membelunggu.

Saat ini hanya Engkau yang aku punya. Cahaya yang tetap bercahaya meski aku hamba ternista. Berpijar tiada jemu dan menerima segala apa adanya. Buatlah aku jatuh cinta sampai melupa gemerlap dunia.

Datang menghiba, aku berada dalam keheningan. Merambah terangMu dalam kesendirian. Pori-poriku pun terbuka, romaku makin merinding. Serasa Engkau menyambut, mengajak aku bersanding.

Oh Allahku Sang Maha Pencipta kaya akan cinta. Maha Pengasih Penyayang di tengah ketidakberdayaan aku. Terimalah khilaf dari sujud sungkurku. Ketika aku mendua dan mencipta cemburu. Dengki akan takdir yang sudah Engkau tuliskan.

Sekali lagi Ya Robbku ... buatlah aku jatuh cinta kepadaMu. Dengan basuhan berlaksa hidayahMu. Sebagai tanda Engkaulah Esa tauhid, yang kubutuh karena mujahid kasihMu.

Kemilau Mata Bening
SAA Mksr, 13/09/2016


● DENTING SUNYI PEREMPUAN JANUARI ●

Oleh : Srie Astuty Asdi

Sebutir benih pada bawah tanah mati. Gugur musim tidak lagi berganti semi. Helaihelai mawar luruh tinggalkan duri. Menancap di batang lusuh kering, separuh memati.

Pada sekelip perih terselip kerinduan. namun terantai pada sembilu kesakitan. Aroma luka buyarkan elok wewangian. Mengalahkan estetika yang pernah diagungkan.

Perempuan Januari melantun denting sunyi. Mengeja tumpukan gundah yg memamah diri. Hanya menyisa jejak jemari prameswari. Menuang kisah cinta yg sekarang tertinggal menjadi elegi.

Dewa Amor pulanglah ke keharibaanmu. Renjana sang Kinasihku berganti jemu. Mihrab cinta denganku runtuh berlalu. Kepingan smarandana merepih satu- satu, kemudian hilang menjadi abu.

Kemilau Mata Bening
SAA Mksr, 13/09/2016


Demikianlah  puisi denting sunyi perempuan januari. Baca juga karya karya Kemilau Mata Bening. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-