Puisi hamparan karang nalar
Puisi hamparan karang nalar
Puisi hamparan karang nalar

Puisi hamparan karang nalar

puisi hamparan karang nalar puisi ballada orang orang tercinta puisi rindu kumpulan pertemuan kata kata tentang mengapa indah harap bandung enam tahun lalu terbaik indah

Puisi dan kata bijak. Puisi hamparan karang nalar. Hampran artinya sesutu hal yang bisa dihampar, umumnya berkaitan dengan yang datar dan pengertian nalar adalah pertimbangan tentang baik buruk dan sebagainya, umnya berkaitan dengan akal budi, atau aktivitas yang memungkinkan seseorang berpikir logis karena jangkauan pikir dengan kekuatan pikiran.

Hamparan karang nalar, judul ini, salah satu dari tiga judul puisi dikesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi harap
  2. Puisi hamparan karang nalar
  3. Puisi bandung enam tahun lalu
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Kau membiarkan aku menuju jalan pulang Saat gelak hati bergelayutan getar Pada semenanjung pesonamu merona memagarinya dengan tanda tanya dalam riaknya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

Harap
HidayAtul

Sebuah impian nyata.
Menggenggam tangan manis itu.
Dalam keterpaksaanmu.

Terlalu singkat
Hingga aku tersadar cepat
Dari mimpi yang terjadi

Ini mimpi namun bukan mimpi
Ini nyata namun tak terasa nyata
Namun tak ubahnya
Kau tetap membiarkanku
Menangis dalam dekap hujan.

HAMPARAN KARANG NALAR

Bentangan karang nalar
Memagari indahmu dalam gemuruh redha

Saat gelak hati bergelayutan getar
Saat pualam gundah memahat samudera

Hiba cinta pun menyelami binar
Ketika pasang sapamu datang menjura

Hamparan nalarku sudahlah terdampar
Pada semenanjung pesonamu yang merona

Seiring bayanganmu yang tiada memudar
Nanar kerinduan menatap dalam riaknya

Oss.am
Subang,10-09-2016


BANDUNG ENAM TAHUN LALU
ILene A

Matahari menunjukkan hari
Nyalanya mengundang embun berenang-renang di permukaan daun
Dengan sengaja aku mendatangi bukit-bukit yang terbuat dari kumpulan parit
Aku memagarinya dengan tanda tanya
Bandung enam tahun lalu
Kau membiarkan aku menuju kemudi yang arahnya membelok
Kita tahu jalan pulang
Melihat pepohonan, dan sungai menjalar ke tengah kota
Di sana mimpi-mimpi bukan sekedar layang-layang
Dipukul angin dan tersapu hujan
.
Tegal, 9-9-2016
-------------

Demikianlah puisi hamparan karang nalar, Baca juga aneka puisi yang lain di blog ini, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya- .