Prosa hujan ujian kehidupan
Prosa hujan ujian kehidupan
Prosa hujan ujian kehidupan

Prosa hujan ujian kehidupan

Puisi prosa Hujan ujian kehidupan Jalan yang terjal dan mendaki prosa Angin kencang menghempas antara hujan yang kian menderas prosa dilema, sakit, duka prosan hidup dan kehidupan menjadi hidanganku.

Prosa hujan ujian kehidupan. Kehidupan adalah suatu cerita yang berliku. kelangsungannya senantiasa berputar- putar di ruang lingkup yg serupa dari satu generasi semenjak mula manusia diciptakan sampai menjejak kepada waktu yg hampi kisahnya selalu berulang-ulang.

Berkaitan dengan kehidupan di bawah ini, salah satu prosa bertama kehidupan, yang di tulis oleh DewiRose. salah satu penggalan pragrafnya. "Jalan yang terjal dan mendaki, Angin kencang menghempas antara hujan yang kian menderas. Beragam dilema, sakit, duka dan masalah menjadi hidanganku". Selengkapnya dari pragraf ini, silahkan dismak saja prosanya berikut ini.

HUJAN UJIAN


Seperti hujan yang masih setia menghiasi hari. Seperti itulah perjalanan hidup. Yang bernama ujian, mesti harus dilalui. Apakah ujian itu dengan mudah kita lalui, sedikit susah atau bahkan bisa jadi kita mendapatkan ujian yang sangat berat. Tetapi janji Allah itu pasti. Allah akan memberikan kita ujian sesuai dengan kemampuan kita.

Wahai diri, tahukah kau? kalau aku kuat dalam menjalani semua ujian ini. Lihatlah, pada saat mendung, lalu gerimis mulai menyapa. Aku masih tetap berdiri, bertahan dengan terpaan gerimis dan angin yang dingin. Kemudian hujan semakin deras, disertai suara gemuruh dan kilat yang menyambar. Aku masih tegar dengan semua cobaan itu. Angin kencang mulai menghempas antara hujan yang kian menderas. Semakin kokoh aku menghadang semua rintangan. Sampai air hujan mulai menghanyutkan semuanya. Aku masih tersenyum menyambut semua duka yang kuhadapi.

Hingga sekarang, aku bagaikan setangkai mawar yang hidup di tengah Gurun Sahara. Kegersangan padang pasir tak menyurutkan semua tekadku untuk tetap hidup dan bertahan. Walau tak ada mawar yang bertahan hidup di sana, hanya berteman pohonpohon kaktus. Walau samasama berduri, namun berbeda kehidupan.

Karena kuyakin, hujan ujian ini akan segera berakhir. Hingga semua kembali indah pada waktunya. Aamiin.

Dewy Rose.
Bkz, 09.09.16 19:43


HIDUP & KEHIDUPAN


Dalam perjalanan hidup ini, tidaklah selalu mulus. Penuh duri yang tajam, jalan yang terjal dan mendaki. Bahkan pernah aku dihadapkan pada jalan buntu, di sana jurang curam menanti. Sempat diombang-ambingkan gelombang pasang di lautan. Bahkan tenggelam hingga ke dasar Samudera yang tak bertuan. Dihantam tsunami yang meluluh-lantakkan perjalanan hidup ini.

Sakit? Itu sudah biasa. Aku bukanlah wanita cengeng, ketika tergores pisau lalu menangis. Beragam dilema, sakit, duka dan masalah pernah menjadi hidanganku. Semua telah kulalui. Hingga kini pun, badai pasang surut masih tetap melanda.

Dalam menjalani hidup dan kehidupan ini isilah dengan sumur keikhlasan dan ladang kesabaran. Yang mana jika tiba masanya Allah memberikan kita bahagia, maka ladang kesabaran yang dulu sangatlah pahit akan berbuah manis.

Wahai diri, tetaplah semangat menjalani hidup dan kehidupan ini. Percayalah, rencana Allah tetap yang terbaik dan akan indah pada waktunya.
Untukmu ... ku akan menanti di Baiti Jannati. Bawalah awan bahagia untukku, hingga bisa menyemaikan butir-butir cintaku yang telah layu. Semoga bahagia ini selamanya. Aamiin.

Dewi Rose.
Bkz 02.09.16 ~ 18:34 ~

Demikianlah prosa hujan ujian kehidupan,  Baca juga karya dewi rose yang lain kami update di blog ini terima kasih sudah berkunjung di blog ini.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-