Puisi Pendek Sakit Hati Dan Kecewa
Puisi Pendek Sakit Hati Dan Kecewa
Puisi Pendek Sakit Hati Dan Kecewa

Puisi Pendek Sakit Hati Dan Kecewa

Puisi pendek sakit hati dan kecewa puisi sakit hati karena cinta puisi cinta patah hati pendek puisi kecewa karena sikapmu puisi sakit hati karena dibohongi karena cinta bertepuk sebelah tangan puisi kecewa pada sahabat goresan patah hati wanita mencinta kesabaran ikhlas membahagiakanmu

Puisi pendek sakit hati dan kecewa. Puisi pendek adalah puisi-puisi yang singkat, biasanya puisi pendek itu merupakan puisi yang padat dan jelas makna atau suatu pesan yang disampaikan.

Sedangkan istilah kata sakit hati sering juga disebut patah hati yang artinya adalah suatu metafora umum yang digunakan untuk menjelaskan sakit emosional atau penderitaan mendalam yang dirasakan seseorang setelah kehilangan orang yang dicintai

kata hati biasa juga disebut dengan istilah hati nurani, lubuk hati, suara hati, pelita hati dan sebaginya. Pelita hati atau hati nurani pertanda bahwa kata hati merupakan kemampuan pada diri manusia yang menyampaikan suatu penjelasan tentang baik buruknya perbuatan yang dilakukan seseorang.

Kata hati biasa juga disebut kemampuan seseorang untuk membentuk keputusan dalam suatu permasalahan yang baik yang benar. dan yang salah  tak dibenarkan. jadi kata hati erat kaitannya dengan moral dan perbuatan.

Salah satu penggalan bait dari puisi pendek sakit hati dan kecewa dikesempatn ini, "Aku tak ingin dengan cinta yang menghinakan  Bila mendatangkan kemudharatan Maka hilangkanlah kerikil-kerikil tajam yang menghalangi langkahku kepada-Mu. Aku adalah wanita mencinta dengan diam dan kesabaran, ikhlas berkorban, Semoga ini akan membahagiakanmu". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisi kata hati berikut ini.

Puisi pendek sakit hati dan kecewa

Mawar Hitam Perlambang berkabungnya hati atas cinta yang masih ada
namun berbalas luka prasangka

13 Agustus 2016

Buahmu manis namun berulat di dalamnya
maka pantaslah kau terbuang dan tempatmu kini serupa sampah terlupakan

13 Agustus 2016

Aku tak ingin marah padamu
Karena aku takut Tuhan kan marah bila aku memarahimu
Kujaga saja cintamu ...
Sebagaimana Tuhan selalu menjaga cintaku kepadamu dan kepadaNya.

16 Agustus 2016

Ketika dirimu pergi tanpa pesan
Masih kutitip pesan pada Tuhan
Tuk selalu menjaga dirimu yang mengabaikan

16 Agustus 2016

Bukan pertanda buruk
ketika senja kan menghilang
detik masih berjalan menuju malam penuh bintang berkilauan

16 Agustus 2016

Saat ucapmu memujiku
Janganlah lupa memuja Tuhan di hatimu
Karena sesungguhnya ...
Pujian itu berasal dari-Nya

16 Agustus 2016

Aku yang terlalu jujur mengakui hati,
cinta tak terbalas menjadi gulana,
maaf pun dianggap seperti biasa,
bahasa kalbu yang masih bersahabat sedih sembilu

18 Agustus 2016

Sabarlah....
nanti juga kan ada waktunya....
perlahan aku kan berlalu...
tak ingin kau tersakiti karena ulah dan adaku...

18 Agustus 2016

Aku mencinta dengan diam dan kesabaran
Namun terbalas dengan cinta yang menghinakan
Salahkah bila kuujar resah yang membunuhku
Salahkah bila terselip rasa yang tertumpah dalam aksara
Aku bukan dusta dan sepi
Aku hanya ingin melupa dera yang takkan mungkin bisa kau pahami
Bila kurenungkan kembali
Adaku di mana pun itu
Hanya membuat orang tersayangku tersakiti
Haruskah aku pergi ke pulau yang karam dalam pengasingan
Di mana bahkan ikan-ikan pun tak bisa menemuiku?

27 Agustus 2016

Adakah dilema ini sanggup kau rasa
sedang hati ini akulah yang punya

27 Agustus 2016

Pergimu yang tanpa pesan
Bukanlah akhir tuk ditangisi
Namun akan kujadikan awal yang baik
sebab aku adalah wanita yang tegar

3 September 2016

Duhai Allohku...
Musnahkanlah segala kenikmatan
Bila hanya mendatangkan kemudharatan bagiku

6 September 2016

Kebodohanku adalah terlalu lugu dan jujur
hingga kebohongan mudah mendatangi lalu kusambut dengan hati yang iba

6 September 2016

Jangan bermuram durja
Ketika Alloh menghadirkan rasa kecewa di hatimu
Sebab di balik kecewa itu
Ada berkah tuk menguji dirimu
Agar semakin kuat dan sabar

6 September 2016

Bersabarlah duhai hatiku
Suatu saat kau kan perlahan pergi dan menghilang
Kau terlalu alami tuk dunia yang telah penuh dengan imitasi

6 September 2016

Sabar sabar sabar....
Bila ada yang membebani hatimu
Suatu saat...kebenaran pasti kan terungkap

6 September 2016

Kau benar....
Terlalu lepas
akan datangkan cemburu pada pasangannya

6 September 2016

Bukankah Engkau Maha Tahu...
Engkau tahu ada setangkup rindu yang tersimpan mendada
Maka hilangkanlah kerikil-kerikil tajam yang menghalangi langkahku kepada-Mu

6 September 2016

Satu wajah hanya kau yang kucinta
walau seribu wajah datang mengg0da

8 September 2016

Ada sebuah hati yang mencoba menyusup di antara dua hati itu
dengan membawa canda tawa tersiratkan sesuatu...

8 September 2016

Tenanglah sayang...
percayalah padaku...
aku begitu memyayangimu....
hingga aku tak ingin menyakiti dan membuatmu kesal dengan adaku...
kedekatan kita hanya mnimbulkan masalah dan masalah karna sifat dan sikapku...
dan ini berulang kali terajdi...
ikhlaskan aku pamit dan menyendiri...
semoga kau menemukan penggantiku dan nikmatilah harimu
bersamanya yang jauh lebih indah dari tabiatku...

8 September 2016

Cinta dunia nyataku...
aku tak bisa hindari...
dan aku ikhlas berkorban demi permata-permataku....
cinta dunia mayaku...
aku masih bisa hindari walau aku terpaksa menyakiti hatiku sendiri....
aku ikhlas menjauhimu....
demi bahagiamu keceriaanmu kebebasanmu...
dan tidak lagi terbelunggu oleh adaku...

8 September 2016

Aku hanya punya cinta hati dan setia namun tak punya hak bicara.
Ketika bicara aku selalu salah dan disalahkan lalu berbalik menjadi terdakwa.
Aku punya kamu dan kamu,
Tapi aku hanya merasa sendiri sekarang.
Aku pun tak ingin meminta waktumu karena tak ingin dikata kesepian
Meski benar aku merasa sepi.
Karena ketika meminta pun,
Serasa aku adalah wanita yg paling hina di dua dunia ini.
Aku akan diam, menahan segala yg kurasa,
Tak ingin mengganggu,
Semoga ini akan membahagiakanmu,
Tak lagi terbelunggu olehku...

8 September 2016

Diam
Mengalah
Menghindar
Adalah jalan terbaik agar tak ada lagi selisih di antara kita
Perlahan akan kubunuh cinta dan rindu, demi damainya hatimu.
Sekali lagi adaku tak seindah mereka dan tak seindah pelangi.

8 September 2016

Akulah wanita bermata hujan berjiwa karang
akan kulumat segala dera batin yang menyiksa dengan sendiriku
aku takkan berbagi, karena ternyata cinta pun belum tentu mengerti.
Namun aku akan tetap berdiri dengan taatku.
Demi sebuah asa satu yang kuagungkan hanya padamu.
Setia yah setia...meski aku harus binasa dengan rasaku yg kupunya untukmu.

8 September 2016

Berhenti berkarya
Otakku kini terasa mati
Tak ada imajinasi meng0bsesi

cinta tlah merampas semua pikirku
aku kalap dengan cemburu yang biadʌb
Yang kau sebut buta...mngkin ia buta karna pijar cinta itu yg menyalak dengan silaunya.

Cinta cinta cinta...
Kini aku membenci dengan mencinta
Karena cinta yang kupunya
Tak begitu berarti hanya dtgkan selisih selisih dan selisih
Dan karenanya...
Maafkan kau yg kucinta...
Demi damaimu...aku pergi
Mungkin ini jalan terbaik untuk kedepanmu tanpa belungguku

8 September 2016

Aku bukan pelangi yang mewarnai harimu
aku hanyalah kabut yang menutupi pandangmu
aku tak seindah mawarmawar disekelilingmu
aku hanyalah kaktus berduri yang menyakiti
jadilah kumbang yang kepak sayapnya bebas tanpa terbebani di duniamu yang luas

10 September 2016

Pergilah cinta....
Kepakkan bebas sayap indahmu...
Tinggalkan saja gubuk rapuhku...
Jelajahi indah istana di sekitarmu....
Aku hanya punya cinta setia nan sempurna lagi apa adanya....
Hingga tiba rasa jemumu yang tak sanggup lagi menerimaku apa adanya...
Bahagialah harimu tanpa aku...

10 September 2016

*****

Demikianlah puisi pendek sakit hati dan kecewa. Baca juga puisi pendek yang lain kami sajikan di blog ini, Atau kata kata bijak, kami update untuk anda, terima kasih sudah menyimak/membaca puisi kata hati, di tas, atau puisi telanj*ng, puisi yang tanpa judul diatas.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-