Puisi ketika ayat tuhan dicampakkan
Puisi ketika ayat tuhan dicampakkan
Puisi ketika ayat tuhan dicampakkan

Puisi ketika ayat tuhan dicampakkan

Puisi ketika ayat tuhan di campakkan puisi quran dan sunnah puisi musuh puisi nasib tragis islam puisi menghancurkan islam muslim pemimpin mengabdi memberi kontribusi puisi ironisme muslim

Puisi dan kata bijak, Puisi ketika ayat Tuhan dicampakkan. Kita semakin jauh dari quran dan sunnah, Ingat modus operandi musuh islam untuk menghancurkan islam kita sebagai muslim untuk menjadikannya pemimpin Padahal mereka sudah bertahun - tahun mengabdi memberi kontribusi salah satu penggalan bait dari keempat puisi sarkasme.

Ketika ayat Tuhan dicampakan, satu dari empat judul puisi di kesempatan ini, adapun masing maisng judul puisinya antara lain
  1. Puisi tentang Tuhan
  2. Puisi ironisme Muslim
  3. Puisi ketika ayat Tuhan dicampakkan
  4. Puisi nasib tragis Islam
Bagaimana cerita di balik rangkaian bait bait keempat puisi sarkasme tersebut untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini,

TENTANG TUHAN
Ismail Lubis

Ketika bahu kami lelah
Atas beban yang diujikan Tuhan
Melalui bos dan pemilik modal
Hingga kami lupa nikmatnya bermesraan dengan Tuhan

Ah sudahlah
Inilah konsekuensi hidup di jaman modern
Dimana Tuhan disekap lewat sekulerisme
Dimana agama jadi barang dagangan
Dimana banyak nabi baru berkeliaran
Tapi Tuhan tetaplah Tuhan
Dia tetapi punya kuasa super
Bersabar dan bersabar
Hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan
hingga Tuhan berjata "wahai jiwa - jiwa yang tenang kembslilah pdaku dalam kenanku atasmu dan kenanmu taas Ku"
kembali keharibaan Ilahi

Sidoarjo 6 September 2016

IRONISME MUSLIM
Ismail Lubis

Ada fakta lucu dalam tubuh kelompok muslim
Diantara jutaan muslim berprestasi
Tak satupun yang mampu memikat kita sebagai muslim untuk menjadikannya pemimpin
Padahal mereka sudah bertahun - tahun mengabdi memberi kontribusi
Namun ketika ada seorang non muslim dengan prestasi yang "gitu - gitu doank"
Maka kita akan habis - habisan untuk mendukungnya
Hanya karena media menyanjungnya secara "lebay"
Padahal Al quran jelas melarangnya
Kenapa kita lebih percaya pada manusia dari pada Tuhan
Bukankah Alqur'an adalah firman Tuhan?
Fakta bahwa kita hidup di negara majemuk
Bukan berarti kita boleh brrtindak diluar aturan agama kita kawan
Pluralitas memang nyata dan memang fitrah
Tapi akidah dan tauhid tidak boleh dikorbankan

Sidoarjo 28 September 2016

KETIKA AYAT TUHAN DICAMPAKKAN
Ismail Lubis

Mereka mengira bahwa kitab suci itu bualan nabi
Karena mereka merasa mereka dengan nabi itu sama - sama manusia
Maka mereka dengan mudah mencampakkannya
Bahkan mereka anggap kitab suci dan agama adalah penghambat kemajuan ilmu pengetahuan
Adalagi yang berani bicara bahwa agama adalah candu
Atau mereka yang bilang Tuhan telah mati

Ya Tuhan
Apa sedang terjadi
Inikah yang kau beri pangkat wakilMu di dunia?
Mengapa tidak segera kau akhiri saja dunia ini
Sebab telah nyata mereka mengkhianatiMu
Kami yang membelaMu pun
Jadi musuh orang - orang bodoh
Dan terpaksa mencium kanvas dalam pertarungan
Padahal kami membelaMu ya Tuhan
Memang dunia ini adalah penjara bagi orang - orang beriman
Dan surga bagi orang - orang yang ingkar

Sidoarjo 29 September 2016

NASIB TRAGIS ISLAM
Ismail Lubis

Jika kita saja percaya pada monsterisasi islam
Bagaimana islam ini bisa kembali pada kejayaannya?
Sementara hingar bingar monsterisasi terus menggema
Kita semakin jauh dari quran dan sunnah
Ingat modus operandi musuh islam untuk menghancurkan islam bukan menyuruh kita untuk murtad
Melainkan menjauhkan kita dari quran dan sunnah
Sehingga kita tidak yakin pada islam sebagai suatu jalan hidup
Dan menganggapnya hanya sebagai ritual belaka
Padaahal islam itu lebih dari sekadar ideologi
Islam adalah tempat segala urusan di selesaikan

Sidoarjo 4 Oktiber 2016
----------------

Demikianlah puisi ketika ayat tuhan dicampakkan. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Ismail Lubis di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya- .