Puisi tentang hujan dan angin pagi
Puisi tentang hujan dan angin pagi
Puisi tentang hujan dan angin pagi

Puisi tentang hujan dan angin pagi

Puisi tentang hujan dan angin pagi sajak pendek tentang malam pendek malam hari indah mengapa hujan di pagi hari turun seandainya pada suatu mengapa terbaik kata kata tentang hujan Menderu Apakah air jatuh membasahi daun-daun rapuh

Puisi dan kata bijak, puisi tentang hujan dan angin pagi. Hujan merupakan salah satu peristiwa alam sebagaimana di ketahui hujan adalah peristiwa turunnya butir air dari langit ke permukaan bumi, Hujan juga artinya siklus air di bumi. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer yang tebal agar dapat menemui suhu diatas titik leleh es di dekat serta di atas permukaan Bumi. sehingga hujan bisa terjadi.

Berkaitan dengan kata tentang hujan dibawah ini beberapa puisi tetang hujan dan tentang hujan dan angin pagi, hanya kombinasi dari dua judul puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi hujan
  2. Puisi pada suatu pagi
  3. Puisi tentang hujan dan angin
  4. Puisi seandainya hujan
Salah satu penggalan bait dari keempat puisi tentang hujan tersebut, "kehangatan mengemban pesan. asal dari gunung nan tinggi, Suara kenari di ujung dahan Sayatan lirih mengiba, Menderu di atap gubuk,Apakah air jatuh yang,terlalu dalam atau sekadar,membasahi daun-daun rapuh". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisi tentang hujan berikut ini.

Hujan
Karya: Satria Panji Elfalah

Hujan menerpa dedaunan ..
Menelisik menyambut hantaman lantai hutan ..
Disini terdiam menggapai tiap bulir hujan ..
Mengusap luka menganga perlahan ..

Di batas cakrawala ..
Panah air menghujam dengan rela ..
Gravitasi menyambut bulirnya tanpa cela ..
Hingga mebasahi tiap jengkal lara secara berkala ..

Bersajak tentang harumnya tanah ..
Yang diterpa hujan bak anak panah ..
Menentramkan segala puing tak tentu arah ..
Yang dulu centang perenang berdarah-darah ..

Nuansa langit yang berkalung awan hitam ..
Diterpa angin dingin yang menghantam ..
Hingga menyatu memjatuhkan bulir-bulir alam ..
Bersahutan perenjak membunuh segala kelam ..

Serang, 25 Agustus 2016

Pada Suatu Pagi
Rony Del Bachty

Suara kenari di ujung dahan
Sayatan lirih mengiba
Awan kelabu mengitari bukit nan tinggi
Sudah berapa lamakah suara itu sampai?
Keharuan ini adalah rindu terdalam.

Bukit Lah, Bener Meriah
07-10-2016

Tentang Hujan Dan Angin
Rony Del Bachty

Rintik hujan malam ini...
Menderu di atap gubuk,
setengah tua
Seperti mengingatkan kemana,
angin berpulang dalam,
petualangan.

Terlancar sebuah pikir,
tentang esok lusa,
di nanti masa panen.
Apakah air jatuh yang,
terlalu dalam atau sekadar,
membasahi daun-daun rapuh
dan menelisik di balik batu.
Bagaimana pun,
angin pergi,
keharuan akan masih,
tersisa di bilik penantian.
Harapan dan ratapan,
menjadi ikatan sempurna,
di kala kemarau dan hujan.

Bukit Lah, Bener Meriah
06-10-2016

Seandainya Hujan
Karya: Ilene

Seandainya hujan malam ini membawaku ke masa lalu
maka yang sempurna adalah bermain dengannya
menyaksikan, mendengar lalu dimandikan

seandainya hujan malam ini membawaku menyebrangi kenangan
tak ada yang menunda hingga aku duduk menyikapnya
kemudian di sana gadis menyulam garis-garis purnama
bermain mawar yang coklat warnanya
aku yang hilang luka dibuatnya

Tegal, 20-7-2016
--------------

Demikianlah puisi tentang hujan dan angin pagi. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Rony Del Bachty di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-