Puisi sebuah penantian di pagi bersinar
Puisi sebuah penantian di pagi bersinar
Puisi sebuah penantian di pagi bersinar

Puisi sebuah penantian di pagi bersinar

Puisi Sebuah penantian di pagi bersinar puisi pagi yang indah puisi penantian sajak mentari yg dingin sang fajar yang cerah untuk jiwa yang sepi subuh pendek embun yang terdalam mengapa terbaik kata kata tentang

Puisi dan kata bijak. puisi sebuah penantian di pagi bersinar. Pagi merupakan masa awal sebuah hari. pagi artinya masa mulai dari tengah malam sampai sekitar tengah hari waktu pagi ialah istilah yg mengawali seluruh waktu dalam satu hari, mendahului siang, serta malam hari.

Dan arti penantian adalah suatu perbuatan dari dua prinsip yg bertentangan yaitu kebenaran dan kenyataan. dapat kita bisa melihat bagaimana realitas objektif bertentangan dengan kebenaran yg kita yakini, karena penantia adalah menuggu maka terkadang, kenyataan yang dialami merupakan suatu kebenaran dalam menanti yang membosankan

Oleh sebab itu penantian yang kita persiapkan bukanlah sebuah penantian yang bersifat pasif dan hanya berpangku tangan, melainkan penantian dalam bentuk yg aktif serta progresif. bahwa apapun yang kita lakukan dalam penatian merupakan suatu proses hidup dan bergerak maju dengan suatu tujuan,

Sebab sebuah penantian memang akan selalu hadir dalam kehidupan yang kita jalani cuman terkadang berdeda- beda. dan mau ataupun tak mau kita harus menjalaninya.

Sebuah penantian di pagi bersinar, judul ini hanya kombinasi dua puisi dari tiga puisi dikesmpatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi rasa sebuah penantian
  • Puisi pagi yang bersinar
  • Puisi yang terdalam
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut "Hampa hari ku  tak akan pernah lagi membuatku bertingkah, bak perahu kecilku di dermaga, Memendam di bawah bibir pantai, Riak gelombang menambah rindu, sedikit demi sedikit memudar, Hingga penyesalanlah yang kini selalu menghantuiku". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

RASA SEBUAH PENANTIAN
Nata Krisianto

Hampa hari ku perahu kecil
Dermaga tempat kau bersandar
Sekarang merindu
Menantimu kembali

Kenangan yang tersimpan
Memendam di bawah bibir pantai
Riak gelombang menambah rindu
Tuk bertemu denganmu perahu kecilku

Dalam mimpi selalu menghampiri
Namun keharusan menjalani menjauhkanmu dariku
Tak kan pernah lagi tali kan tertambat
Lepas untuk selamanya

Sulit tuk melepas
Sulit tuk melupakan
Walau sang mentari menyengat merontokan nadir
Dermaga tua tetap bertahan demi sebuah kata kesetiaan

Entah sampai kapan
Dermaga tua ini hanya bisa terdiam
Menatap batas pandang
Menantikan sang perahu kecil kembali

Perahu kecil ...
aku merindukan mu ...

Gerage, 1 Oktober 2016

Pagi yg bersinar
#mutiara senja

Rasaku saat ini terganti sudah”
Kesedihanku sedikit demi sedikit memudar”
Karna hadirmu yg tak terduga”
Aku bahagia aku benar bahagia”
Walaupun kau bukanlah manusia”

Tapi cukup buatku 0bati luka”
Kau begitu mengg0da”
Membuatku terperangkap dalam tawa”
Kau sungguh istimewa”
Kau luar biasa”

Membuatku tak sadar”
Dan membuatku bertingkah”
Tuhan, caramu mencinta sungguh luar biasa”
Sampai ku meneteskan air mata bahgia”
Walau ini hanya sementara”

Tak apa?
Karna Ini lebih dari cukup”
Menyapu setiap beban yg mengotori raga”
Agar ku bisa lebih tegar menjadi penantang dunia”

Yang Terdalam
Mustaghfirin Bil'ashar

Mungkin khilafku..
Yang tanpa sengaja melukai hatimu..
Sikapku..
Yang membuat air mata harus mengalir deras dipipimu..
Dan Bodohku..
Yang telah menyia-nyiakan wanita sepertimu..

Kau terlalu sempurna untuk kuperlakukan sedemikian itu..
Hingga penyesalanlah yang kini selalu menghantuiku..
Bahkan jika kubisa memutar kembali waktu itu..
Tak kan pernah lagi kuperbuat hal yang sekeji itu padamu..

Namun semuanya sudah terlambat..
Biar kutanggung sendiri resikonya..
Kenangan manis saat bersamamu takkan pernah mungkin bisa aku lupakan..
Kau terindah diantara bunga yang pernah hadir dalam hidupku..

Terimakasihku karena kau pernah mewarnai hari-hariku..
Doaku semoga kau menemukan lelaki yang benar-benar tulus mencintaimu..
Dan Beribu maaf atas kekhilafan serta luka yang pernah kuukir dihatimu..
Kau tetap yang terindah..
-----

Demikianlah puisi sebuah penantian di pagi bersinar. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya- .