Puisi bumi siliwangi
Puisi bumi siliwangi
Puisi bumi siliwangi

Puisi bumi siliwangi

puisi bumi siliwangi puisi siliwangi Untukmu pena dan menumbuhkan sajak dari benih aksara di antara butiran mutiara Bersanding dengan putih di antara biru cerah kata kata tentang mengapa terbaik indah

Puisi dan kata bijak. Puisi bumi siliwangi. Kata Siliwangi dikalangan masyarakat Sunda diartikan sebagai julukan yg berarti silihwangi. kata Silih berarti ganti. dalam bahasa Indonesia berarti menggantikan. istilah wangi dalam bahasa Indonesia bermakna harum’ atau bisa juga diartikan populer.

Menurut para ahli Sunda, yang berpegang pada pengertian sili(h), yang ada dalam Carita Parahyangan. Pengertian tersebut secara harfiah, istilah sili(h) wangi memiliki wangi yang menggantikan Prabu Wangi atau Prabu Niskala Wastu Kencana. jadi bumi siliwangi dapat disimpulkan bumi para raja sunda, mungkin begitulah kira-kira, jika salah di benarkan lagi yah.

Bumi siliwangi satu dari dua puisi campuran di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.

  1. Sajakku untukmu
  2. Puisi bumi siliwangi
  3. Salah satu penggalan baitnya. "Untukmu akan kuhunuskan pena dan menumbuhkan sajak dari benih-benih aksara centang perenang di antara butiran mutiara Bersanding dengan gemawan putih di antara bentang biru cerah". Selengkapnya dari bait ini, disimak  saja puisinya berikut ini.


Sajakku, Untukmu
Karya: Satria Panji Elfalah

Ingin kusulam berbuku-buku pelangi ..
Untuk kukalungkan pada tiap helaan napasmu ..
Semerbak untaian embun di pagi hari ..
Akan kusematkan di antara kerling matamu ..

Aku tahu, sajakku tak seindah cendrawasih ..
Juga tak seindah lembayung senja ..
Hanya serangkaian kata yang tercipta dari kepulan asap putih ..
Hanya sisa untaian gemintang dalam riak sungai di ujung senja ..

Aku tiada mafhum, akan tiap semerbak tinggal kasihmu ..
Namun kau berikan bulir demi bulir cahaya yang mrmbantuku menapaki titian hujan ..
Perlahan namun pasti, kaki yang terseok menjadi derap langkah panjang untuk menggapaimu ..
Menyongsong noktah tujuh warnamu di musim jarum air yang penuh kedamaian ..

Kelak, kala tiada batas di antara napasmu dan napasku ..
Akan kuhunuskan pena dan menumbuhkan sajak dari benih-benih aksara centang perenang di antara butiran mutiara ..
Wanita hujanku ..
Merindukanmu bukan perkara mudah namun entah mengapa aku begitu menikmati tiap denyutnya ..

Serang, 22 November 2016.

Bumi Siliwangi
Karya: Satria Panji Elfalah

Noktah hijau dengan junjungan tanah tinggi yang lemah gemulai membelai tanah Siliwangi ..
Bersanding dengan gemawan putih di antara bentang biru cerah ..
Titik demi titik runcingkan Kujang di antara lirih tempaan besi baja ..
Gurauan Karinding menyemai tiap sengkedan di antara lereng perbukitan yang hijau ..

Kupersembahkan Maha Karya Sang Pencipta dengan berjuta pesona yang tak ternilai ..
Sumringah Ibu Pertiwi di antara padi menguning yang tertunduk syahdu ..
Igauan-igauan riak anak sungai bermesraan bersama kuntul yang tengah memamah biak ..
Caping-caping dihinggapi capung-capung di bawah atap rumbia saung sederhana ..

Sajakku berkelebat bersama kemerosok ilalang hijau di antara kuningnya padi ..
Membelah lereng hingga bukit Kawah Putih ..
Tiang-tiang cokelat dengan rambut hijaunya mewarnai jalan setapak ..
Napak tilas di Bumi Siliwangi yang berpeluh di antara gelak tawa burung pipit ..

Walau rintangan mengubahnya menjadi puing-puing jelaga kusam ..
Namun pesonamu takkan pernah lindap tenggelam bersama tangisan lirih anak-anak manusia ..
Untukmu kusajikan secuil surga dunia ..
Di Bumi Siliwangi ..

Bandung, 23 November 2016.
-------

Demikianlah puisi bumi siliwangi. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya Satria Panji Elfalah di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-