Puisi Ketegaran Cinta
Puisi Ketegaran Cinta

Puisi Ketegaran Cinta

Puisi ketegaran cinta puisi cinta puisi bukann cinta biasa cinta adalah kata kata cinta romantis darah bergejolak membadai bulir lara berderai Serupa gerimis merah merinai Aliri jiwa mengiris nadi perih mengurai berujung perpisahan menjadi kenangan.

Puisi ketegaran cinta. Ketegran cinta artinya tegar dalam menghadapi semua permasalah didalam menjalani kehidupan percinta, sebagaimana di ketahui pengertian tegar adalah kuat dan tabah, dalam hal ini kuat dan tabah menjalani kehidupan cinta, dengan alasan seperti ini, ketegaran cinta yang dilakukan karena memiliki alasan tertentu, dan biasa yang seperti mereka yang benar cinta bukan cinta biasa yang apa bila mengahdapi masalah, diakan menyerah, berarti dapat di katakan cinta bukanlah cinta yang sesungguhnya.

Ketegaran cinta, judul puisi di kesempatan ini dalam dua format, yaitu ketegaran cinta dalam bentuk syair dan ketegalan cinta dalam bentuk puisi berformat puisi patidusa,  salah satu penggalan baitnya "Serasa darah bergejolak membadai Menitikkan bulir lara berderai Serupa gerimis merah merinai Aliri jiwa mengiris nadi, perih mengurai, simpul berujung perpisahan menjadi kenangan" selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ni..

● KETEGARAN CINTA ●
Karya : Srie Astuty Asdi

Liku terjal di cinta yang karang
Menukik, tikam rasa memberang
Selintas harap musnah membayang
Remukkan asa bagai nyawa meregang

Lelah luruh pada hasad menista
Tertampung di wadah relung sukma
Bertahan demi kasih setulus renjana
Walau harus terbayar hujat dan hina

Serasa darah bergejolak membadai
Menitikkan bulir lara berderai
Serupa gerimis merah merinai
Aliri jiwa mengiris nadi, perih mengurai

Terlanjur erat jalin pertalian
Mengikat kuat dengan ketulusan
Sekira simpul berujung perpisahan
Biarlah ikatan tersimpan di kenangan

Kemilau Mata Bening
Makassar, 22 November 2016

● KETEGARAN CINTA ●
Karya : Srie Astuty Asdi

Rasaku
Musnah membayang
Menukik, menikam, memberang
Liku terjal cinta mengarang

Asa bagai nyawa meregang
Selintas harap, melayang
Musnah meremuk
Kuremuk

Luruh
Lelahku luruh
Pada hasad menista
Tertampung di relung sukma

Setulus renjana kasihku bertahan
Hujat, hina, kutelan
Cinta terbayar
Tegar

Membadai
Darah bergejolak
Menitikkan bulir lara
Serupa gerimis merah berderai

Aliri jiwa mengiris nadi
Tiada lagi kurasai
Bersimbah perih
Kuperih

Erat
Hati mengikat
Jalin ikatan pertalian
Terjalin kuat dengan ketulusan

Sekira simpul berujung perpisahan
Biar menjadi kenangan
Akan kusimpan
Sendiri

Kemilau Mata Bening
Makassar, 22 November 2016
--------------------

Demikianlah puisi ketegaran cinta. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya Srie Astuty Asdi (Kemilau Mata Bening) di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-