Puisi Ibu Pahlawanku Sepanjang Abad
Puisi Ibu Pahlawanku Sepanjang Abad

Puisi Ibu Pahlawanku Sepanjang Abad

puisi ibu pahlawan sepanjang abad puisi tentang ibu pahlawan ku puisi ibuku pahlawanku sepanjang abad keberhasilanku contoh puisi ibuku Sosok keibuan Bunga pahlawan Mekar mayang Tersanjung

Puisi  ibu pahlawanku sepanjang abad, Puisi ibu kali ini berformat puisi Sonian, bukan puisi panjang, seperti puisi tema ibu yang biasanya berbait panjang puisi seperti puisi ibu dan ayah, atau puisi terima kasih ibu, namun kali ini puisi pendek untuk ibu, berformat puisi sonian untuk ibu pahlawan dalam kehiduapan kita

Jadi apa itu puisi sonian puisi sonian adalah puisi sepanjang empat baris yang dikreasi dengan pola 6-5-4-3 suku kata perlarik. Semakin bawah seorang penyair menulis sonian, maka semakin sulit, karena kata-kata yang dibutuhkan semakin sedikit jumlahnya, seperti pada puisi ibu pahlawanku sepanjang abad, puisi ibu di kesempatan kali ini.

Puisi Ibu Pahlawanku Sepanjang Abad

Nah dibawah ini puisi sonian berjudul ibu pahalawanku sepanjang abad karya Sri Astuty Asdi, bagaimana puisi soniannya untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini

IBU PAHLAWANKU SEPANJANG ABAD

Karya : Srie Astuty Asdi

1
Pengorbanan agung
Bunda mengandung
Awal juang
Ditanggung

2
Darah rahim tumpah
Bertaruh nyawa
Abdi nyata
Berserah

3
Tetes air kasih
Jasa tercurah
Tanpa pamrih
Pengasih

4
Sosok keibuan
Bunga pahlawan
Mekar mayang
Tersanjung

5
Pejuang sejati
Permata purna
Mata hati
Mencinta

Kemilau Mata Bening
Makassar, 08 November 2016
-------------

Demikianlah puisi ibu pahlawanku sepanjang abad. Simak/baca juga puisi puisi yang lain karya Sri Astuty Asdi (Kemilau mata bening)  di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-