Puisi penderitaan Rohingya
Puisi penderitaan Rohingya
Puisi penderitaan Rohingya

Puisi penderitaan Rohingya

puisi penderitaan Rohingya kumpulan puisi tentang derita rakyat rohingya contoh syair untuk rohingya kata kata save doa untuk tentara puisi derita puisi sedih

Puisi dan kat bijak, Puisi penderitaan Rohingya. Masyarakat rohingya adalah ᥱtnis minoritas yang tinggal di Myanmar mereka seolah tak di akui keberadaannya sebagai penduduk atau rakyat Myanmar sehingga kekᥱrasan terus terjadi seolah tak berhujung menimpa masyarakat ini. Dan menurut PBB penganiyaan yang di derita rakyat rohingya merupakan penganiayaan yang sangat sadis di dunia.

Dapat dibayangkan bagaimana derita yang diderita masyarakat rohingya sehingga PBB mencatat sebagai penganiyaan terparah, apa sebenarnya yang terjadi di Myanmar sehingga sehigga kekaran serta pelanggaran hak asasi manusia terus terjadi, sehingga ribuan rakyat rohingga meninggalkan tanah kelahiran demi mencari keamanan. entahlah... kita tak tahu disini kita hanya berpuisi dan puisinya tentang rohingya yang di tulis para pemusi yang prihatin dengan rakyat rohingya.


Kumpulan Puisi tentang rohingya


Puisi tentang Rohinga kali ini ada dua judul, menceritakan tentang rohingya, dan puisi untuk doa rohingya, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi doa untuk rohingya
  2. Puisi penderitaan rohinya
Bagaimana cerita masing masing dalam bait bait kedua puisi tentang rohinya tersebut, untuk lebih jelasa silahakn disimak saja puisinya berikut ini.

DOA UNTUK ROHINGYA
Ipey Yasmin

Oh Tuhan
Semaikan perdamaian
Di tubuh berjubah debu
Dari kobaran api
Pertikaian

Rohingya berkidung duka
Sabda alam mengubah suram
Melimpah ruah airmata
Persinggahan luluh lantak berabu
Amis darah menyengat
Terisap pengap

Tunggang langgang ia bawa takut
Mengantung lapar dahaga
Lalat-lalat berdansa ria
Di tubuh lubang
Terkoyak

Oh Tuhan
Dinginkan alam dari pergolakan lahar
Memerah bersimbah darah
Anak-anak piatu
Di mana ibu juga Ayah
Samar tak jelas paras cantiknya
Yang tak tahu itu dosa

Cinta dan harapan sirna
Telah dibunuh mati
Dari kumbang- kumbang pengintai
Hari-hari hanyalah takut
Mendekap takut
Dan mati

Oh Tuhan
Jerit tangis menggema bak seruling
Manakala serigala merajalela
Mencabik -cabik binasa
Terbelalak mata,maut menjemput
Terbengkalai di tepian
Tanpa suara

Oman:30092017


ROHINGYA
Karya: Samanta

Neraka itu bernama Rohingya
ketika ribuan pelantun takbir dibakar hidup-hidup di kampung-kampung dan jalan-jalan raya
berlaksa bocah mendadak yatim dan lansia terlantar memekik-mekik histeria di negeri bertabur aniaya
gadis-gadis, janda-janda, ibu-ibu, diperk0sa lantas dibʌntai para tentara dan rahib berhati buaya

Ratusan desa luluh lantak bersama ribuan rumah, pasar, masjid dicakar-cakar rezim pelebaya
beribu rakyat bersenjʌta tahlil hanya bisa meraung-raung pilu sebelum ambruk tanpa daya
manusia-manusia lemah paling tertindas di planet bumi yang semakin meloya
ya, drama pembersihan ᥱtnis terzalim sepanjang tarikh itulah Rohingya

Depan, belakang, kiri, kanan, atas, bawah telah dikepung ajal dan semua mara bahaya
tiada lagi tempat yang menyediakan setitikpun cahaya
azab Rwanda telah berpindah ke Asia Tenggara yang sok berbudaya
ketika Tuhan berdiri tepat di atas kepala satu juta hamba sahaya

Oh, Rohingya...
berketi-keti umat pasrah, babak belur, harus berlarian panik memboya
tanpa makan, tanpa minum, tanpa biaya
di jahiliahnya penguasa peraih Nobel yang kian miskin kuaya dan upaya

Bumi Allah, 7 Desember 2016
----------

Demikianlah puisi penderitaan Rohingya. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi derita rohingya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-