Puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung
Puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung

Puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung

puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung kumpulam puisi menyedihkan puisi Hening cinta sedih untuk kekasih hati yang membuat menangis puisi mendung kata2 kata kata sedih patah hati

Puisi cinta sedih menyantuh hati tanah kita mendung. Hal yang menyedihkan dalam hidup terkadang membuat hati menangis karena tak sanggup menerima kenyataan, apalagi ketika perkara cinta dengan kekasih, pasti akan mendung di hati, sebagaimana pengertian mendung atau langit mendung adalah gumpalan awan yang terkandung hujan atau langit dalam keadaan  yang agak gelap, tidak tampak sinar matahari (karena terlidung awan), ketika ada kata mendung mengatakan langit makin mendung berati langit tampak pekat tertutup awan yang terkandung hujan, dan kata pagi yang mendung semendung hatiku, ini biasanya orang menulis puisi galau.

Puisi tanah kita mendung, jika merujuk pada pengertian mendung judul ini dapat disimpulkan mengartikan sesutu kesedihan, tanah dari kosakata ini, bermaksud objek atau orang, yang mengalami, kita berarti dua orang, jadi sepasang dapat diartikan sepasang kekasih yang lagi di landa kesesedihan, kesedihan karena apa, di kalimat judulnya tidak ada penjelasan,  penjelasannya ada dalam bait bait puisinya di bawah.

Puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung


Puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung


Kesedihan dalam cinta yang sering dialami para pelaku cinta, merupakan sesutu hal yang biasa teerjadi apalagi bagi mereka penulis puisi, kesedihan cinta yang di rasakan, akan di tuang dalam bait bait puisi, namun kadang juga puisi cinta sedih, yang di tulis tak mewakili hati dan perasaannya, dan itu lah puisi kadang hanya sebuah inpirasi, yang datang dari mana saja. berkaitan dengan kata sedih menyentuh hati, berikut ini puisi yang menyiratkan kesedihan, adapun masing masing judul puisinya antara lain..
  • Puisi tanah kita
  • Puisi Mendung
Inilah judulnya yang kita jadikan kalimat judl diatas,  Puisi ini karya dari Sri Astuty asdi, salah satu bait puisinya. "Hening meluruhi sembahan asap dari kepulan yang melesap riuh lambai memanggil hinap atas aksara yang tak pengap, seredup merah lembayung Adakah musim segera menghantar terang atau akukan tenggelam, lalu menyisakan kenang". kelanjutannya silahkan disimak saja di bawah ini.


TANAH  KITA
Karya : Srie Astuty Asdi

Akan kukisahkan pada gersang
Jejak gembur dari lembah padang
Lunak menyerap merunduk pandang
Hingga mengucap lalu sapa yang panjang

Tentang hening meluruhi sembahan asap
Dari kepulan kecap yang melesap
Riuh lambai memanggil hinap
Atas aksara yang tak pengap

Kini ia serupa satu kali saja,
Memerankan elok pada ranah meraja
Sebab mungkin sebentar saja berlumpur
Menindih pupuk di liang-liang subur

Di pinggir guntai paling bidang
Setelah kering dari luas lapang
Membajak permukaan di tepi kisah sederhana
Yang kusebut dari bijana aksara ialah tanah kita

Kemilau Mata Bening
Makassar, 08 Desember 2016

MENDUNG
Karya : Srie Astuty Asdi

Lukisan jingga memupus, pada langit senja
Mengambang, menanti pelangi merentang warna
Di kanvas biru, biasnya mengarak layang
Cakrawala muram, tersapu cahaya, remang

Mendung, aksara angkasa tertutup tudung
Kidung-kidung cinta tengah merundung
Garis petang, enggan bicara di balik kerudung
Rona sore mengisah, tentang syair-syair berkabung

Sepasang kepak camar sedang berkicau sumbang
Sembari mengembalikan cinta menuju sarang
Awang-awang pun perlahan redup, menghilang
Lalu temaram, pertanda malam menjelang

Duh ... wajah kekasih tersayang melarung
Berbayang seredup merah lembayung
Adakah musim segera menghantar terang
Atau akukan tenggelam, lalu menyisakan kenang

Kemilau Mata Bening
Makassar, 09 Desember 2017
-------------

Demikianlah puisi cinta sedih menyentuh hati tanah kita mendung. Simak/baca juga puisi puisi cinta yang lain di blog ini. Semoga puisi cinta mendung di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-