Puisi tetesan embun senja
Puisi tetesan embun senja

Puisi tetesan embun senja

puisi Tetesan embun senja setets inpirasi untukmu pag yang indah dan rindu dan rindu di pagi buta kata mutiara puisi ikatan suci perkawinan adalah ikatan sakral senja Kelopak mekar gugur di antara rerimbun daun menguning.

Puisi dan kata bijak. Puisi tetesan embun senja. Pengertian senja ialah bagian dari waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap di bumi sesudah matahari terbenam, saat piringan matahari secara keseluruhan sudah hilang dari cakrawala. waktu ini dimulai sehabis matahari tenggelam ketika cahaya masih terlihat di langit sampai datangnya waktu malam, ketika cahaya merah telah benar benar hilang.

Berkaitan dengan kata senja, salah satu dari dua puisi di kesempatan ini berjudul tetesan embun senja, adapun masing masing judul puisinya anatara lain.
  1. Puisi sakralnya ikatan suci
  2. Puisi tetesan embun senja
Salah satu penggalan bait dari kedua puisi tersebut. "Sebuah perkawinan adalah ikatan sakral yang tak semudah begitu saja di ingkar di belahan dua dinding senja yang mengkerut garis-garis kehitaman Kelopak mekar gugur di antara rerimbun daun menguning". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini..

SAKRALNYA IKATAN SUCI

Rahasia-mu adalah rahasia-ku
Tentang kita sebab terikat waktu

Adalah tentangmu juga tentangku
Jangan menentang satu sama lain jika-pun tidak ingin

Coba pahami dan mengerti
Dirimu adalah diriku
Sebab ikrar itu telah memahat sakral

Kita adalah satu
Hati kita terbelah untuk saling mengisi
Biarkan itu menjadi sebuah harmonisasi

Kesenanganmu adalah kesenanganku
Dikala tidak bahagia pun
Adalah milik berdua

Jadi pikirkan itu!
Sebab ketidak-baik-an nya adalah keburukan-mu

"Sebuah perkawinan adalah ikatan sakral yang tak semudah begitu saja di ingkar"

Hony
Dec 08-2016

TETESAN EMBUN SENJA

Titik-titik embun menetes
Di belahan dua dinding senja
Yang mengkerut garis-garis kehitaman

Kelopak mekar gugur
Di antara rerimbun daun menguning
Dahan rapuh tergerus hujan dan kemarau

Langit tidak lagi siang
Pintu malam telah terbuka
Menantang belai sore melambai

Bumi ter-engkuh ke dalam pelukan petang
Waktu bersetubuh dengan gelap menjelang
Jam terhitung maju namun mundur ke belakang

Perempuan itu berkemas-kemas
Menyediakan segalanya siap landas
Dari ruang kehidupan kelak lepas

Tetesan embun mengharu-pilu
Pada kuntuman senja yang menghampiri waktu
Singgah merembes membasahi bunga yang terkulai layu

"waktu tak sekian lama menunggu, hanya singgah sekejap, yang berlalu kembali membawa pergi"

Hony
Dec 09-2016
-------------

Demikianlah puisi tetesan embun senja. Simak/baca juga puisi puisi yang lain karya Hony di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-