Puisi duka di balik tawa
Puisi duka di balik tawa

Puisi duka di balik tawa

puisi duka di balik tawa kata kata menutupi kesedihan dengan senyuman dibalik senyum ada luka perpisahan jika itu benar tentang kembalimu api membakar cinta sulit di lupakan menyimpan duka yang mendalam.

Puisi duka di balik tawa. Senyum dan tawa yang biasa kita lakukan, biasanya akan membentuk segala sesuatu menjadi lebih indah karena kecerian dari hati, membuat hidup akan serasa lebih berwarna. akan tetapi terkadang dalam kehidupan, terkada ada saja masalah yang di hadapi hingga kita merasa bersedih, lalu hati berduka.

Contoh yang biasa membuat hati berduka atau sedih. ketika terjadi perpisahan antara kita dengan orang yang di sayangi. sudah pasti hatikan bersedih karena kehilangan orang yang selama, dia ada selalu bersama, apa lagi perpisahan karena sesuatu hal yang sulit di lupakan sudah pasti menyimpan duka yang mendalam. ini biasa juga di sebut duka dalam cinta.

Namun terkadang ada saja orang jika dalam hidupnya terjadi perpisahan, dianggap biasa saja, bukan berduka tapi malah senang, sebab mungkin telah merasa terbebas dari belenggu. yang mungkin selama mereka bersama selalu membelenggu atau membuatnya tidak bebas,.

Kerapkali juga duka di balik tawa terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, ketika tertimpa suatu musibah. karena kita tak mau terlihat bersedih, maka musibah yang di lami di tutupi agar nampak tegar dalam menghadapi masalah namun sesunggunya di hati yang terdalam sangat bersedih.

Begitlah kira-kira tentang duka di balik tawa, satu dari lima judul puisi pada kesempatan ini, adapaun masingmasing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi perpisahan
  2. Puisi duka di balik tawa
  3. Puisi jika itu benar
  4. Puisi kembalimu
  5. Puisi api yang membakar
Kelima puisinya temanya aneka puisi atau tema campuran, campur jadi satu halaman, Bagaiaman makna di balik bait lima puisi tersebut, Silahkan di simak saja berikut ini, di mulai dari puisi perpisahan.

PERPISAHAN
Bhanu Arsyadisyo

Aku adalah aku
Yang kini kau tipu
Mengoyak hatiku
Mengecewakanku

Ketika kita berjanji selalu bersama
Keceriaan selalu ada
Berbagi suatu cerita
Hingga kau tertawa

Kenapa kini kau pergi
Tak mau kembali
Dibatu nisan kau torehkan nama
Cuma ada setangkai bunga
Selamat tinggal...  Aku selalu bersama
Selamanya....

DUKA DI BALIK TAWA
Sordiman Acong

Kupandangi senyum yang berat di tatapan kosong kehampaan
Di suram bedakmu kau simpan berjuta kegundahan

Walau engkau coba menutupi dengan canda dan tawa
Semua derita lara terungkap di aura sucinya jiwa

Aku mengerti kesedihan yang teramat pilu yang mendera kita...
aku yakinkan engkau "Bersabar..!
dek.. badai pasti berlalu...

Dengan air wuduh akan terobati semua derita
Di atas sejadahmu tumpahkanlah semua air mata
"Ingatlah dek...!
dunia bukan tujuan
Tuhanlah tempat kita bersandar.

sord/28022017.

JIKA ITU BENAR
Sordiman Acong

bicaralah yang lantang
utarakan dengan jelas
walau mereka menantang
biar jelas engkau ikhlas

aku pasti bersamamu
jangan pernah engkau ragu
walau darah berceceran
sedetikpun tak kuhiraukan

karena itu jelas
tak pernah mengharap balas
dari mereka yang ber-jas
kita bersatu hingga tuntas

pku/2017.

KEMBALIMU
Sordiman Acong

Bibir bergumam
Guncangan dada bergetar
Aku tertunduk diam
Di kelam kau pancarkan sinar

Di kalbu tanya berkecamuk
Sengketa perlu putusan
Kesalahan laku tertusuk
Kadang sedih terentaskan

Apakah ini kesadaran
Atau sekedar pelarian
Mungkin juga takdir Tuhan
Senyum kembali kau hadirkan

Engkau...
Nyatakan ungkapan
Yang saban waktu kutunggu
Engkau menangis di pelukan
Tersedu ungkapkan rindu

pku/2017.

API YANG MEMBAKAR
Sordiman Acong

aku sengsara...
cinta dan kasih yang ku bina
tulus ikhlas kuberikan
kaubungkus rapi dengan tujuan

diriku...
bagai rumah panggung yang matį„±rialnya terbuat dari kayu
bertiang kuat berdinding kokoh
pintu dan jendela berukir indah

dirimu...
bagai api yang membakar
tanpa aku sadari
diriku terlena dengan kobaran gejolak asmaramu
bangunan dan seluruh harta bendaku ludes kau hanguskan

kini kau...
memalingkan pandangan
setelah kau capai semua tujuan
kata dan ucapanku tak lagi kau hiraukan

biarlah...
aku rela semua ini terjadi
silahkan kau pergi
ternyata kau lidah api

pku : 31012017
---------

Demikianlah puisi duka di balik tawa beserta empat puisi yang lain. Simak/baca juga puisi berikutnya di blog ini, semoga diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-