Puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun
Puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun

Puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun

Puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun kata kata tentang mengapa terbaik puisi patah hati menara pahitnya hidup yang di jalani atau derita hidup atau ketiadaan kurang semangat

Puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun. Pengertian kegersangan adalah tanah yang kering tandus, tumbuhan tak dapat tumbuh subur di tanah tersebut, dapat juga di artikan kehidupan yang susah, pahitnya hidup yang di jalani atau derita hidup, atau ketiadaan gairah/kurang semangat didalam menjalani kehidupan.

Didalam kehidupan sehari hari sering kali kita menbaca kata yang mengunakan kosakata kegersangan seperti kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun. mungkin dapat di artika sengasaranya perasaan mengahrapkan suatu kebahagian didalam hidup yang di jalani.

Kegersangan hati, satu dari lima puisi campuran di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi jika aku
  • Puisi kegersangan hati
  • Puisi sunyi
  • Puisi aku dan bayangan (mu)
  • Puisi pagi nan kelabu.
Bagaiman cerita dan makna di rangkaian bait bait dari Dewi Rose, ini, agar lebih jelas, silakan disimak saja puisinya, di mulai dari puisi jika aku, berikut ini puisinya.

JIKA AKU
By. DewyRose,

Jika aku adalah sebutir rindu dalam hatimu
Dan selalu bermain dalam mindamu
Adakah butiran itu kian membelenggu
Seperti belaian angin senja ini
Semilir, mampu memabʋkkanku dalam ilusi

Jika aku adalah bintang di hidupmu
Kan terangi jiwamu dalam sepi di sana
Selalu berkerlip indah mewarnai harimu
Tersenyum menatap rembulan bersama
Walau angin malam menggodʌku

Jika aku mentari dalam jiwamu
Kan hangatkan tubuhmu yang mulai membeku
Biarkan sinarnya memancar selalu dalam diri
Agar tak kaurasakan lagi keraguan
Hingga angin dingin datang menerpa

Jika aku menjadi rembulanmu
Kan bersinar setiap malam
Menemani lelapnya tidurmu
Biarkan kurasakan juga hangatnya pelukmu
Berdua hadapi angin yang datang menghadang

Jika aku ...
Adalah kekasihmu

Bkz, 28.02.19 14:07

KEGERSANGAN HATI
By. DewyRose.

Dingin menusuk di antara padang sahara
Lalui kegersangan sekeping hatiku
Yang kian mengharap
Hadirnya setetes embun
Penyejuk jiwa yang lara
Kan dapat merubah haluan hidup

Sumbangnya irama kerinduan
Iringi langkah yang tertatih
Saat bunga cinta bersemi
Mengapa kau tabur kepiluan
Di hatiku ...

Dan ... tirai cinta yang telah terhias
Akankah kembali buram dan terpendam
Ataukah berpendar laksana indahnya warna pelangi
Walau sesaat ...
Harapkan penantian panjang
Adakah setetes embun dalam kegersangan hatiku?

Bkz, 24.02.17 13:23

SUNYI
By. DewyRose.

Rapuh
Kini terasa lagi dalam kalbu
Laksana ranting yang patah
Pada dahan yang kokoh
Atau, Seperti dedaunan hijau
Berguguran di musim semi

Sesaat kembali menepi
Pada hati yang sunyi
Dan tak lagi bertuan
Sandarkan kelelahan yang kian menerpa
Akibat luka yang mulai terasa

Aroma asmara yang perlahan menusuk
Kemudian mematikan
Dan ... akhirnya pudar
Hingga kembali tersungkur
Dalam ... sunyi

Bkz, 25.02.17 04:30

AKU DAN BAYANG(MU)
By. DewyRose.

Senja mulai bergulir
Kutatap bayangan mentari
Tertutup mendung perlahan ke peraduan
Masih mencari dan terus mencari
Sosok bayangmu hingga kini

Tiada lelah jiwa menanti
Walau samar masih kutemui
Hingga nyata bukanlah ilusi
Biarkan fatamorgana menjadi semu
Namun senja membawaku berpelangi

Pada guratan warna warni yang indah
Aku melihat dirimu di sana
Kini ... Aku dan bayangmu menari
Di antara warna pelangi

Bkz, 26.02.17 15:31

PAGI NAN KELABU
By. DewyRose.

Rasa ini ... ya ada segumpal rasa di dada
Kini seolah kian menjauh
Entah mengapa
Kecewa ini begitu lekat
Dan ... Akankah kausemai kembali, lukaku?

Pagi nan kelabu
Seperti hatiku yang masih membeku
Sementara ...
Kubiarkan angin dingin menari membalut tubuh
Agar dapat kunikmati lagi
Kesunyian ini tanpamu

Kembali ...
Tangisan duka menghiasi
Kala malam begitu erat memelukku
Dalam balutan kesedihan yang memilukan
Biarkan aku menjauh
Bersama mentari yang masih terlelap
Andaikan tiada kata dusta itu ...

Bkz, 27.02.17 04:53
----------

Demikianlah puisi kegersangan sekeping hati mengharapkan setitis embun. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-