Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara
Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara
Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara

Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara

Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara jendel langit harkat martabat bangsa budaya dan kebudayaan maka berbangga dengan adanya kebudayaan nusantara yang beraneka ragam karena itu adalah perbedaan mempersatukan kebersamaan

Puisi Tentang Kebudayaan Nusantara. Budaya atau kebudayaan merupakan bahasa yang berasal dari bahasa Sanskerta yang diartikan sebagai prihal yang berkaitan dengan budi serta akal manusia. Sebagaiman diketahui definisi dari budaya merupakan suatu cara hidup yg berkembang, serta di miliki bersama oleh sebuah kelompok, serta di wariskan dari generasi ke generasi selanjutnya.

Sedangkan pengertian kebudayaan menurut para ahli, berdasarkan Edward Burnett Tylor, kebudayaan adalah keseluruhan yg kompleks, didalamnya terkandung pengetahuan, agama, kesenian, moral, adat istiadat, hukum, serta kemampuan kemampuan lain yg didapat seseorang sebagai anggota rakyat.

Dengan definisi tersebut, bisa di simpulkan bahwa pengertian tentang kebudayaan merupakan sesuatu yang akan memengaruhi taraf pengetahuan, dan mencakup sistem pandangan baru atau gagasan yang ada dalam pikiran manusia, sehingga di dalam kehidupan sehari hari, kebudayaan itu dapat di katakan bersifat abstrak.

Perwujudan kebudayaan merupakan sesutu hal yg diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yg berbudaya, berupa sikap, bahasa, seni serta benda yang bersifat konkret, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia didalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Dan setiap daerah mempunyai kebudayaan masing-masing yang turun temurun dari nenek moyang mereka

Bagaimana dengan kebudayaan nusantara, Kebudayaan nusantara merupakan semua kebudayaan lama ataupun yang asli yang terdapat berbagai daerah di seluruh nusantara dipahami sebagai kebudayaan daerah yang menjadi ciri khas masing- masing daerah yang merupakan budaya kebanggaan bangsa indonesia,

Keanekaragaman budaya atau kebudayaan nusantara merupakan suatu kebanggaan yang harus di jaga bagi kita sebagai anak bangsa, maka dengan mencintai budaya atau kebudayaan secara tak langsung didalam diri telah tertanama rasa nasionalisme. Sebuah kebudayaan jika tak dirawat serta dikembangkan akan bisa punah dan tak lagi sebagai warisan kebudayaan yang ada.

Berkaitan dengan kebudayaan nusantara, dibawah ini beberapa pusi yang membahas tentang kebudayaan dan nusantara, adapaun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi Pesonan negeriku
  • Puisi atmosfir
  • Puisi Budaya harkat martabat bangsa
  • Puisi Nuansa budaya indinesia
  • Puisi kesatria pasola sumba
  • Puisi pesona di balik pertikaian tahta
  • Puisi jendela langit di Barru
  • Puisi ftnahnya dunia
  • Puisi Nusantaraku 
  • Puisi budaya kekinian
  • Puisi berteduh di rumah kebudayaan
  • Puisi indonesia kapan?
Pribadi adalah kaedah yang subyektif ,kebudayaan adalah kaedah yang obyektif, bentukan dasar dari kehidupannya dalam amar kesusilʌan, dan akan menemui isi perlakuannya sebagai usaha yang disumbangkannya kepada kebudayaan . Dan sebaliknya susunan kebudayaan sesuatu masa akan kehilangan tujuannya ketika sikap keegoan menjadi prioritas. Yuk kita simak saja puisi tentan kebudayaan nusantara berikut in.

Pesona Negeriku
Oleh : Rintanalinie Girinata Primanique

Indahnya bumi Pertiwi paru-paru dunia
Negeri cincin api rawan bencana
Surga eksotika maha sempurna
Melenakan hati manjakan mata

Bentang alam untaian Zamrud Khatulistiwa
Gugusan pulau tebar pesona
Bertabur pantai kental budaya
Harmoni kehidupan di tengah heterogenitas bangsa

Buaian bumi Khatulistiwa
Dalam lukisan pena indah kuasa-Nya
Menyimpan satwa dan tumbuhan langka
Potensi alam luar biasa

Mengurai kepingan cerita
Beraneka ragam kepercayaan dan budaya
Keindahan yang tak terungkap kata
Selayaknya kita jaga

Nie_Altar_Senja
Jakarta, 19 Maret 2016

Atmosfir
Dono Pratomo

Ada atmosfir syahdu sabar dan damai
Antara mentari dan bumi saat berputar
Menghangatkan dunia di kala malam
Menyejukkan dunia di masa terang

Melindungi bumi dari serpihan angkasa
Di kala ruang dunia luar tak sedang ramah

Menebarkan oksigen bagi semua makhluk
Dengan cemerlang mengalir tanpa kenal lelah

Memberikan ruang besar bagi langit biru
Berisi hembus nafas bagi luasnya kehidupan

Melukiskan awan hujan angin pada cuaca
Sebagai kanvas indah bagi terbitnya pelangi

Mengantarkan harum panas dingin mulia
Bagi alam untuk selalu tersenyum berbicara

Memaafkan tingkah polah tutur kata ribu rupa
Untuk jutaan manusia menggantung nasibnya

Hutan bukit lembah berterima kasih padanya
Sungai danau samudra kokoh menghargainya
Flora fauna manusia sangat mencintainya
Bisnis sosial kebudayaan jujur memujinya

Terbayang ketika atmosfir itu menyirna
Baik pada bumi keluarga atau bumi dunia

Khatulistiwa Ramadan, Juni 2016


Budayaku, Harkat Martabat Bangsa
‎Sapin‎

Indonesia
Nama yang terlahir dari sanubari rakyat nusantara
Yang dihiasi keaneka ragaman budaya
Cipta , karya dan karsa
Yang bersemayam dalam hati bangsa Indonesia
Membaur menjadi satu
Yang terkepal erat di kaki sang garuda bangsa
Melintasi negeri khatulistiwa

Indonesia
Sebuah negeri yang kaya akan budaya
Yang beragam adat istiadat, suku dan bahasa
Menghiasi warna - warni wajah nusantara
Indah gemulai Tarian nusa
Yang terhampar Dari sabang sampai merauke
Menyajikan senyum indah bumi pertiwi
Yang beragam adat istiadat, suku dan bahasa
Menjadikan hakikat martabat bangsa
Indonesia raya

Tapi …
Lihatlah budayamu, Indonesia
Kini kian terhempas oleh gaya
Terampas oleh Negara tak berbudaya
Sepi akan generasi muda
Terhempas dimakan senja
Sudah saatnya kita melirik
Sudah saatnya kita menyapa
Sudah saatnya kita menjaga
Harkat dan martabat bangsa
Dengan sepenuh jiwa raga kita
Jangan jadikan Indonesia hanya legenda
Apalagi bunga tanpa bunga
Budayaku, indonesia


NUANSA BUDAYA INDONESIA
Oleh Destriani Hamidah

Indahnya negeri ini
dalam buaian ibu pertiwi
negri ini di penuhi dengan keberagaman
nuansa estetika budaya indonesia

Bangsa ini kaya akan budaya
penuh menggunakan symphoni yang latif
mengapa tidak kita lestarikan ?
mengapa tidak kita pertahankan ?

Ini bangsa kita..
ini negri kita..
ini kebudayaan kita..
kita hayati, kita dewʌsa dalam negeri tercinta ini

sekarang saatnya untuk kita saling bersatu
saling melestarikan budaya
saling menjaga apa yang akan kita lestarikan
serta mempertahankan perbedaan makna budaya indonesia.

KESATRIA PASOLA SUMBA
Karya : SUYATRI YATRI SP

Tema : UPACARA ADAT NUSANTARA

Rindu padang rumput hijau terbuka
Matahari bersinar bagai bola api
Cuaca kering tanpa hujan
Sumba pesta adat pasola

Pasola acara adat kepercayaan Marapu
Tradisi pasola berakar legenda cinta
Berawal ritual Madidi Nyale
Pemanggilan cacing laut agar panen melimpah.

Pria penunggang kuda memegang lembing kayu.
Lonceng kuda para kesatria berdenting.
Ritual Pasola dimulai penunggang kuda memutari padang rumput luas.
Lembing kayu tumpul beterbangan di udara

Pasola memakan korban di bawah langit biru cerah berhias awan putih.
Darah bercucuran sebagai persembahan.
Dewa Bumi memberi kesuburan
Kebudayaan tanah Sumba terus dilestarikan

Ujungbatu, 20 Desember 2016


PESONAMU DI BALIK PERTIKAIAN TAHTA

Selarik kabut serupa sutra
Tergusur bola matahari berputar pendar di atas tanah pertiwi
Pagi tak pejam, setelah buta selepas subuh
Kicau prenjak, bau bakaran kayu membuih mulai menanak nasi

Panen telah beberapa hari lalu sedikit gagal
Rendahnya pupuk untuk padiku butuh kepingan logam
Sebuah keuntungan warisan leluhur tanahku tanah surga
Meski tak berpupuk, humus hitam menebal

Si dekil tak termakan lembaran kertas tanpa jubah toga
Cangkul menari bukan pena atau mesin abjad sekali tekan
Peluh basah nan halal menabur benih mengais rumput
Untuk isi perutmu wahai pembesar yang saling berebut tahta

Tak malukah kepada si dungu yang selalu nrimo ing pandum
Tanpa gelar di belakang nama tak pula gila akan jabatan
Hidup jauh dari kelayakan, bergelimang kemiskinan
Masihlah kau negeriku yang jelita di balik pesonamu

Baringkan kerakusan di lengan-lengan kursi berdasi
Turunkan pandang kepada penghuni yang tak beralas kaki
Ingatlah tahta tak akan selamanya berkepala mutiara
Bila tiba saatnya kebesaran itu akan membuangmu ke liang lahat

BumiRaharjo, 19 sept 2016

JENDELA LANGIT DI BARRU
‎Fatura Arrahman‎

kusebut namamu arupala
ombak menepuk-nepuk bibir pantai
panas terik di puncak palanro
di sana kita bertemu

adalah kisah lama
kita bersulang di meja makan
mengulang masa lalu
pada sebuah pondok bambu

di situ di puncak palanro
kita berdebat tentang kehidupan
tentang teori sastra dan semiotika
atau tentang kebudayaan manusia

saat pamit kujabat tanganmu mesra
tergurat senyum di bibirmu manis
dari jendela langit
di kejauhan terlihat pulau dutungan

Fitnahnya dunia
Oleh : RK Simatupang

Ketika seorang khalifah merasa hampa
Cahaya mu hadir mewarnai nirwana
Ketika dunia menjadi porak poranda
Hati mu mengalir menghiasi peradaban manusia

Dari masa ke masa
Kebudayaan manusia tercipta
Demi cinta kepada sesama
Kemulian wanita terjaga

Wahai bidadari pria di dunia
Jagalah lisan dan sikap mu
Agar seluruh alam semesta
Menemani mu disetiap waktu

Wahai akar kebudayaan peradaban manusia
Jadilah penyejuk hati yang gersang
Agar setiap makhluk yang bernyawa
Saling mencurahkan kasih dan sayang

Ohh cahaya permata hati para pria
Kau tercipta sebagai bidadari di dunia
Janganlah larut menjadi pᥱlacur dunia maya
Tanpa kau sadari, apa pun alasannya

Hiasilah hari hari mu dengan ayat ayat cinta
Luangkan waktu mu untuk merenung dan berdoa
Agar diri mu terhindar dari fitnahnya dunia
Hingga dirimu bertemu dzat yang sesungguhnya

Papua
131216

NUSANTARAKU
‎Randy Handry‎

Aku berdiri di negri khatulistiwa
Banyak suku, budaya, dan agama
Aku bahagia jadi bahagian Nusantara
Dari barat Aceh sampai timur Papua
Aku bangga negriku elok panorama
Tujuan wisata mancanegara
Cantik rupa nan jelita
Seperti para wanitanya
Gagah rupawan perkasa
Seperti para prianya
Ramah bersahaja
Seperti temanku smua

Bgr,030217

BUDAYA KEKINIAN
Oleh : Ean Penyair Jalanan

Era yuganta merambat jiwanya
Tak ada etika di dalamnya
Kekinian dalam arusnya
Budaya terkucilkan harsaNya

Meniru bukan ditiru
Adat kita bukan lagi peluru
Budaya kita terganti baru
Perlahan lenyap prilaku pemburu

Tak peduli itu sampah
Tak peduli itu wabah
Kekinian katanya gagah
Modern menutupi buruknya wajah

Tanda-tanda mendekati yuganta
Indah jika dipandang mata
Meniru kekinian sumber berita
Budaya lenyap terbawa warta

Cermin akhirat, 110217


BERTEDUH DI RUMAH KEBUDAYAAN
‎Fatura Arrahman

siapa yang menuntunmu ke mari
menapak tanah bebatuan
atau terseret dari awan berarak
dan berteduh dari panas mentari mematuk kepala

ini rumah kebudayaan
di sini kamu kan dibesarkan
dari belaian cinta almamater
jika kau lelah tidurlah di pangkuannya

telah kubuka pintu untukmu
kemarilah anakku
satukan tekad bersatu padu
menjaga citra hasanuddin di pundakmu

berjalan dalam penggalan-penggalan nafas
tanpa henti terus berjuang
merenda tatanan beradab
dari sekumpulan norma perilaku

ini rumah kebudayaan
aku ingin mengajakmu duduk bersila
membaca sejarah kemanusiaan
atau mengurai jati diri sendiri

di sini
kita bicara tentang falsafah hidup
mengenal semiotika peradaban
karena kita terpanggil memelihara kebudayaan

jika mentari hangatkan tubuhmu
sinar bulan menuntun arah malam
adakah embun pagi menunggumu
di altar harapan raih kemenangan

di suatu hari nanti
kau akan kepakkan sayapmu
terbang di cakrawala nan biru
menabur cinta kemanusiaan

sepotong bulan di penghujung agustus
menggamit erat tanganmu mesra
ada kehangatan satu jiwa almamater tercinta
kami menantimu di pelataran mattulada

Indonesia Kapan?
Oleh: ‎Abdul Rahman‎

Dulu Korea, sekarang India
Hegemoni yang sedang melanda negeri kita
Promosi mereka sama
Terkenal dengan kebudayaannya

Budaya
Berakar dari kata budhi, berarti pikiran
Terus berkembang karena perkembangan zaman
Lalu Indonesia kapan?

Negara kaya dengan sejuta keindahan
Pun dengan kebudayaan
Tak perlu di ragukan
Tetapi mulai di tinggalkan

Ribuan budaya, tak berdaya melawan mahabarata?
Aku tak percaya
Pasti ada yang salah
Jika budaya adalah pikiran
Berarti orang Indonesia tak punya pikiran
Lebih membangabanggakan pikiran orang
Daripada titipan yang di berikan oleh nenek moyang
Lalu Indonesia kapan?

Berpijak pada kaki sendiri
Jujur aku iri
Melihat kebudayaan lain lebih tersohor di negaraku ini
Lalu Indonesia kapan?
----------------

Demikianlah puisi tentang kebudayaan nusantara. maka berbangga dengan adanya  kebudayaan nusantara yang beraneka ragam karena itu adalah  perbedaan untuk mempersatukan dalam kebersamaan. Semoga puisi budaya diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-