Syair Irama Perihan Sunyi
Syair Irama Perihan Sunyi

Syair Irama Perihan Sunyi

Puisi Syair irama perihan sunyi puisi sunyi kata kata sunyi Cekaman serasa menepi Menghimpit diri bayangi sepi puisi angan terasa buyar Jenuh berirama nada puisi getir mengeja bait kalbu Merindu insan Tinggallah raga kuyu merenungi.

Syair irama perihan sunyi. Berbicara perihal sunyi maka arti sunyi ialah keadaan dimana seseorang yg didalam keadaan sendiri tidak beserta dengan orang lain kemudian dirinya menikmati kesendiriannya , sunyi umumnya mengarah pada perasaan hati seorang. dan sepi umumnya mengarah pada keadaan.

Didalam realitas nyata sunyi lebih merujuk kepada keadaan dimana susana dalam keadaan hening, tanpa suara, atau ketika kondisi daerah sekitar tidak ada orang hingga merasa sepi. Sunyi dan sepi memiliki hubungan erat dengan kesendirian. Sebab ketika kita dalam keadaan sendiri dapat di pastikan  akan mengundang datangnya sepi.

Sunyi terkadang juga dikatakan senyap, jadi arti sunyi senyap adalah itulah realitas hidup yang akan dialami manusia karena sunyi berawal dari keadaan diri sendiri yang terlalu merenungi arti dari kesendirian.

Syair irama perihan sunyi, judul syair di kesempatan ini, salah satu penggalan baitnya. "Cekaman waktu pun serasa menepi Menghimpit diri bayangi sepi Rentang angan terasa buyar Jenuh berirama nada getir, mengeja bait-bait kalbu Merindu insan sehati kala jalinan menyatu Tinggallah raga kuyu merenungi". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja syarinya berkut ini,

* IRAMA PERIHAN SUNYI *
Oleh ; Srie Astuty Asdi

Gemerlap pesta serasa asing
Riap suara sengau membising
Memecah gendang telinga mendenging
Keramaian bermakna hampa bak kosong

Pijaran lampu silau membutakan
Sajian di meja hambar memuakkan
Rerasa kalap dengan sekujur kecemasan
Lidah kelu memuntah setiap kecapan

Berada di antara rerimbun kenang
Beraltar hitam putih cinta dan nista
Menatap segenapku yang masih merenjana
Diam terpaku, hening lalu pergi menghilang

Cekaman waktu pun serasa menepi
Menghimpit diri bayangi sepi
Rentang angan terasa buyar
Jenuh berirama nada getir

Samar dedaunan enggan menari
Nyiur angin pelan melambai
Sekelam lebam pedih sembilu
Bersama perihnya sayatan, saat menjamah bayangmu

Sembari mengeja bait-bait kalbu Merindu insan sehati kala jalinan menyatu
Tinggallah raga kuyu merenungi
Merasai embusan lirih, derita sunyi

Kemilau Mata Bening
SAA Mksr, 14/09/2016
--------------------

Demikianlah Syair irama perihan sunyi, karya dari Srie Astuty Asdi(Kemilau Mata Bening) baca juga karya puisinya yang lain kami update di blog ini, semoga syair sunyi diatas dapat menghibur, Terima kasih sudah menyimak/membaca syairnya.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-