Puisi seribu cerita dibalik duka
Puisi seribu cerita dibalik duka

Puisi seribu cerita dibalik duka

puisi Seribu cerita dibalik duka dibalik senyum ada tangis kata kata di balik senyum ada luka senyuman kesedihan tersimpan kesedihan aku menangis tangisan lelaki mutiara senyum walau sakit

Puisi dan kata bijak. Puisi seribu cerita dibalik duka. Seribu mimpi dalam cerita cinta pernah tercipta, namun di balik dukaku telah menanti makna yang tersembunyi menjamah menjelajahi ruas raga, dalam hati berduka. (ini hanya penggalan bait dari puisi yang yang kita update kali ini).

Puisi puisinya bercerita sesuai dengan judul masing masing puisi dan krakter yang menulis puisinya. temanya campur- campur, ada empat judul puisinya penulisnya pun empat orang, diantaranya:
  • Puisi luka menganga
  • Puisi seribu cerita dibalik duka
  • Puisi kemustahilan
  • Puisi mengukir bulan
Puisi yang kedua kita jadikan judul utama menwakili puisi yang lain,  puisi luka menganga pembuka dari ke empat puisi, tanpa banyak basa basi yuk kita simak saja puisinya.

Luka Menganga
Yunie Hantara

Rasa sedih terumbar tatkala luka masih saja menganga...
Berharap sentuhan kalbu penghilang pilu...
Namun kemanakah itu kan kudapat?

Bila hati ini masih saja tertambat...
Pada rasa yang selalu menjauhkanku dari bahagia...
Mungkinkah waktu berlalu bisa menghapus sendu.

Seribu Cerita dibalik duka
Fitrii

Terungkap dalam sebuah kata
Makna-makna yang tersembunyi
Batin mengeluh rasa ingin mati
Lari dari bayangan hitam
Timbul ingatan masa kelam

Percuma lari
Karna akan selalu menghantui
Kata maafku pun belum kau terima
Bagaimana aku bisa menikmati dunia nyata
Dunia yang belum pernah kurasa ada
Tertutup cinta yang dulu menutup mata
Hingga penyesalan pada akhirnya

Kemustahilan
Renka Asmara

Lelah mulai menjamah
Menjelajah ruas raga berserah pasrah
Telah kusematkan sedikit mantra
Pada tiaptiap bait syair yang kueja

Agar kau tau sedikit rasa yang Kupinta
Namun seakan Kau diam tak bergema
Bagai patung taman di sudut kota
Saat itulah kesadaran tercipta
Bahwasanya syair itu sebetas obʌt risau yang kaucipta

Mengukir bulan
Alvian Nugraha

Aku yang bertanya dalam hati yang berduka...
Pertanyaan akan tubuh berjalan dalam dosa...
Mengusik bingar kumalam ini...

Kau yang jauh...
Kau yang masam terhadapku...
Pikiranku seperti berkelana dalam pusaran waktu dalam jam pasir...
Kau benar mengusik isi pikiranku...
Saat kutulis rangkaian ini mungkin tak bermakna
namun kuingin mengukir bulan ddalam hati yang gelap ini.
-------

Demikianlah puisi seribu cerita dibalik duka dan puisi judul yang lain. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Saya Hanya orang biasa yang bersemangat mengenal dunia blogger, menyukai rangkaian kata. Tetapi tak terlalu mahir merangkai kata, karena sesungguhnya yang mahir merangkai kata dia seorang penya-